Senin, 27 Juli 2015

Arsene Wenger Akan Orbitkan Pemain Muda di Emirates Cup



 Agen 13-Perhelatan Emirates Cup jadi ajang pemain muda Arsenal unjuk kebolehan. Satu di antaranya yang memanti perhatian adalah Jeff Reine-Adelaide yang memainkan laga debutnya bersama tim senior.
Dan ia pertama kali diturunkan sebagai starter saat menghadapi Wolfsburg. Kontribusinya langsung tampak lewat asisnya kepada Theo Walcott yang menciptakan gol semata wayang sekaligus membawa Arsenal menjuarai turnamen tahunan tersebut.
Arsenal mendatangkannya dari Lens, tak lama setelah klub Prancis itu terdegradasi ke Ligue 2 Mei lalu. Ia didatangkan bersama Yassin Fortune dengan banderol 3 juta pounds. Wenger mendeskripsikan Reine-Adelaide sebagai sosok “yang spesial” setelah diturunkan sebagai pemain pengganti saat Arsenal menaklukkan Lyon dengan skor 6-0. Reine-Adelaide menggantikan Alex Oxlade-Chamberlain di menit 71.
“Anda bisa melihatnya. Dia memiliki bakat luar biasa. Perlu diingat dia baru berusia 17 tahun. Saya sendiri tidak terlalu ingat bagaimana saya bermain (sepak bola) di usia tersebut. Tapi saya rasa saya tak bermain seperti itu,” ucap Wenger seperti dikutip dari independent.co.uk.
Reine-Adelaide menunjukkan kemampuannya dengan baik. Penampilannya meyakinkan meski bermain dengan seniornya yang sudah mengenyam asam garam. Ia diturunkan di posisi gelandang serang bersama Mesut Ozil dan Jack Wilshere dalam formasi 4-2-3-1.
Tak terlihat ada rasa canggung dalam permainannya. Kepercayaan dirinya sudah terbangun meskipun menjalani laga debut. Ia mampu membaca permainan lawan. Umpannya memanjakan Walcott yang dipercaya Wenger sebagai ujung tombak sebelum akhirnya digantikan oleh Olivier Giroud.
Wenger juga menyukai Alex Iwobi. Pemain muda berusia 19 tahun itu mencetak satru gol saat Arsenal menghantam Lyon enam gol tanpa balas. Menurut Wenger, Iwobi adalah pemain yang memiliki efektivitas. Sikapnya di lapangan sangat baik. Meskipun tidak memiliki kecepatan seperti halnya Walcott, ia mengerti bagaimana bermain sebagai sebuah tim. “gerakannya efisien dan bekerja untuk tim,” terangnya.
Sementara Chuba Akpom adalah satu yang paling bersinar. Ia menciptakan hat trick ketika menghadapi Singapore Selection. Wenger menilai Akpom sebagai pemain yang memberi perbedaan. ia bisa mengubah keadaan ketika tim menemukan jalan buntu dalam melancarkan serangan.
Sementara Isaac Hayden tak luput dari perhatian pelatih 65 tahun itu, supaya dapat kesempatan bermain. Hayden menjalankan fungsinya dengan baik sebagai gelandang bertahan.Laga itu bukan debutnya. Wenger pernah menurunkannya dan bermain selama 84 menit ketika Arsenal menghadapi West Bromwich Albion di Piala Liga.
Penampilan keduanya bersama Arsenal tak begitu menyenangkan karena menelan kekalahan dari Southampton di ajang yang sama musim lalu. Wenger menuturkan hayden masih membutuhkan pengalaman bertanding untuk meningkatkan kemampuannya.
Wenger benar-benar antusias menyaksikan potensi pemain muda dalam skuatnya. Mereka memiliki masa depan yang dapat membawa tim Meriam London mencapai puncak terbaik dalam penampilannya. Ia percaya masa depan Arsenal kelak ada di tangan mereka.
“Sangat menarik dan menyenangkan bekerja sama dengan pemain-pemain seperti itu. Anda bisa bayangkan mereka seperti sudah bermain selama dua atau tiga tahun untuk klub. Akan selalu menyenangkan,” tegas Wenger.




Arsene Wenger Akan Orbitkan Pemain Muda di Emirates Cup

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comments System

Disqus Shortname