Rabu, 29 Juli 2015

Real Madrid vs AC Milan: Kesempatan Melakukan Rotasi




Agen 13 -Rafael Benitez dan Sinisa Mihajlovic memiliki target, skuatnya tak hanya jalan-jalan ke Asia selama pramusim. Di luar itu, mereka berharap anak asuhnya bisa menjalin komunikasi lebih bagus, sehingga terjalin soliditas. Tentang fisik, itu akan mengikuti dengan sendirinya karena program sesungguhnya baru akan diimplementasikan ketika kembali ke markas.
Pelatih Real Madrid dan AC Milan tersebut memandang, tur ke Asia menjadi rangkaian penting untuk melihat jalinan emosional antara pemain lama dan baru. Setelah beberapa partai pramusim, Real Madrid sudah melakoni tiga laga, sementara AC Milan empat partai, duo allenatore tersebut mulai melihat bentuk permainan yang akan diusung sepanjang musim.
Warna permainan yang diusung kedua tim bakal terlihat kala mereka bentrok di Shanghai Stadium, Kamis (30/7) malam ini, di ajang International Champions Cup (IIC) 2015. Partai ini menjadi penting, karena selanjutnya Real Madrid akan terbang ke Muenchen. Sedangkan AC Milan akan berlaga di ajang Audi Cup 2015.
Walhasil, pada partai terakhir sebelum mereka berpindah benua, penampilan bagus bakal menjadi modal berharga. Pelatih Real Madrid, Rafael Benitez menganggap, ketika timnya bersua AC Milan, ia ingin melihat daya gempur anak asuhnya. Tak hanya itu, sistem rotasi juga akan diberlakukan, meski secara umum Rafa punya sistem sendiri.
Yup, sepanjang pramusim, Rafa nyaris tak mengubah posisi empat bek. Hal ini berbeda dengan AC Milan. Allenatore Sinisa Mihajlovic masih melakukan kombinasi berbeda. Tercatat, saat bersua tim amatir Alcione dan Legnano, lalu Lyon serta Inter Milan, Miha tak mematenkan posisi bek sentral, bek kiri maupun bek tengah.
Sedangkan Rafa menganggap, rotasi hanya terjadi di area tengah. Di barisan pertahanan, posisi bek tengah hanya berkutat pada Pepe, Raphael Varane dan Sergio Ramos. Sementara di area bek sayap, El Real terus mencoba Marcelo, Daniel Carvajal, Danilo, Alvaro Arbeloa, Francisco Casilla sampai Nacho.
Menurut gelandang Luka Modric, kemampuan Rafa dalam merotasi pemain bakal menjadi kunci sepanjang musim 2015/2016.
“Bersua AC Milan akan memberi kami banyak evaluasi sebelum kembali ke Eropa. Saya harap, ketika menjejakkan kaki ke benua biru, semuanya sudah mendapat gambaran. Rotasi adalah hal terbaik, dan saya senang dengan apa yang sudah kami lakukan sepanjang pramusim,” tutur sang gelandang, di A Bola, kemarin.Di kubu AC Milan, Sinisa Mihajlovic terus memantau perkembangan anak asuhnya. Sistem rotasi menjadi sangat vital, karena pemain yang dibawanya ke Asia tergolong sudah siap tempur. Ia mengaku masih belum menemukan pasangan serasi di bagian belakang dan tengah.
Sementara di area depan, sosok pemain baru, Luiz Adriano dan Carlos Bacca, sepertinya tak akan tersentuh. Keduanya diprediksi bakal menjadi pasangan tetap, dengan Jeremy Menez menjadi pelengkap pola tridente anyar I Rossoneri.
Gelandang Nigel De Jong mengungkapkan, Miha sengaja terus melakukan rotasi, agar kemampuan para pemain bisa keluar sejajar.
“Kami terus diminta bermain, tapi dengan kecepatan penuh. Semoga kami bisa bermain bagus saat bertemu Real Madrid,” tukas De Jong.


Real Madrid vs AC Milan: Kesempatan Melakukan Rotasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comments System

Disqus Shortname