Cek Temuan BPK, Nasdem akan Perbaiki Sistem Kunker Anggota di DPR
Agen13 - Fraksi Nasdem masih akan mengecek temuan BPK terkait potensi kerugian
negara sebesar Rp 945 miliar dalam kunjungan kerja (kunker) anggota DPR.
Nasdem berjanji akan ada perbaikan.
"Kami akan cek substansi
laporan BPK tersebut dan akan mengambil kebijakan strategis terkait hal
tersebut termasuk langkah perbaikan kunjungan kerja anggota pada waktu
yang akan datang termasuk reses anggota," kata Wakil Ketua Fraksi Nasdem
Johnny G Plate melalui pesan singkat, Jumat (13/5/2016).
Johnny
menuturkan bahwa selama ini anggota Fraksi Nasdem diminta menyertakan
bukti dari kunjungan kerja mereka. Laporan harus dilengkapi foto hingga
bukti peliputan media.
"Laporan disertai daftar hadir
masyarakat, foto kegiatan dan substansi dialog dan aspirasi masyarakat
juga disertai dengan copy berita," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, dugaan kunker fiktif ini terungkap dari
inisiatif yang dilakukan Fraksi PDIP DPR. PDIP meminta anggotanya
membuat laporan hasil kunker dan kunjungan di masa reses.
PDIP
mendapat informasi dari Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR soal hasil
audit BPK itu. Dalam suratnya kepada fraksi-fraksi DPR, Setjen DPR
menginformasikan tentang diragukannya keterjadian kunjungan kerja
anggota DPR dalam melaksanakan tugasnya, sehingga potensi kerugian
negara mencapai Rp 945.465.000.000.
Ketua BPK Harry Azhar Azis
saat dikonfirmasi tak membantah adanya audit tersebut. Namun dia
meluruskan bahwa audit itu masih berlangsung, sehinga belum diketahui
angka potensi kerugiannya.
"Sedang melakukan audit, bukan hanya
kunjungan kerja tapi seluruh keuangan DPR. Jadi kunjungan kerja itu
bagian dan belum kita selesaikan," kata Harry Azhar kepada detikcom,
Kamis (12/5/2016).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar