Jumat, 13 November 2015

NasDem: Anggota KMP Terbuka untuk Gabung dengan P4

 

 

  Agen13 "Koalisi Indonesia Hebat (KIH) berubah nama menjadi Partai-partai Pendukung Pemerintah. Ketua DPP NasDem Johnny G Plate menilai penamaan yang kini disingkat 'P4' itu lebih relevan dengan tugas-tugas politik saat ini.

"Pergantian nama agar relevan dengan tugas politik saat ini, KIH mengusung dan memenangkan Pilpres dan P4 mendukung program negara sesuai visi misi presiden/wapres agar dapat berhasil," kata Johnny G Plate kepada detikcom, Jumat (13/11/2015).

Menurutnya, memang KIH dan KMP hanya relevan untuk Pilpres dan berakhir pada saat terpilihnya presiden dan wakil presiden. Selanjutnya perlu lebih spesifik yakni Partai-partai Pendukung Pemerintah (P4) yang komposisinya tentu juga bisa KIH plus.

"Untuk itu eksponen KMP juga terbuka peluangnya untuk bergabung bersama P4 menyukseskan pembangunan nasional bersama pemerintah," ujarnya.

Pemerintah perlu mendapatkan dukungan politik khususnya dari parlemen agar bisa cukup kuat menjalankan pemerintahan dan program pembangunan negara. Hal ini mengingat sistem ketatanegaraan Indonesia yang presidensial.

Namun DPR RI juga kata Johnny, mempunyai peran yang cukup signifikan dalam menentukan arah pembangunan nasional, APBN contohnya. Dan tentu haruslah dalam kerangka checks and balances yang berimbang dan tidak saling kooptasi.
 
"Sistem kita tidak mengenal oposition leader. Kita juga tidak mengenal shadow government atau shadow minister. Koalisi saat ini kita sebut saja sebagai 'koalisi P4',"  tutur politisi asal NTT itu.

"Suatu koalisi yang mendukung program negara dengan mensukseskan pembangunan nasional, program pro rakyat yang sesuai visi misi presiden dalam hal ini nawacita. Bukan program prorakyat tafsiran kelompok atau organisasi lainnya selain Presiden," imbuh Johnny.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comments System

Disqus Shortname