Putin Sebut AS Tahu Rute Pesawat Tempur yang Ditembak Jatuh Turki

Agen13 "Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut Amerika Serikat tahu jalur
penerbangan pesawat tempur jenis Su-24 yang ditembak jatuh Turki. Putin
menyatakan pihaknya telah memberi informasi awal soal jalur pesawat itu
ke AS yang juga melancarkan operasi di Suriah.
"Pihak Amerika,
yang memimpin koalisi militer tempat Turki bergabung, tahu soal lokasi
dan jadwal waktu penerbangan pesawat-pesawat kami, dan kami ditembak
tepat di sana dan pada saat itu," ujar Putin dalam konferensi pers
gabungan dengan Presiden Prancis Francois Hollande di Kremlin, seperti
dilansir AFP, Jumat (27/11/2015).
Pernyataan Putin ini
terkait dengan nota kesepahaman Rusia dan AS yang ditandatangani pada
Oktober lalu, untuk meminimalkan risiko kontak antara pesawat-pesawat
kedua negara di wilayah udara Suriah.
Putin juga membantah klaim
Turki soal pihaknya yang tidak akan menembak jatuh pesawat tempur itu,
jika tahu sejak awal pesawat itu milik Rusia. "Mereka (pesawat Rusia)
memiliki tanda identifikasi dan semuanya jelas terlihat. Bukannya
memastikan insiden seperti ini tidak akan terjadi lagi, kami malah
mendengar penjelasan yang tidak bisa dipahami dan pernyataan soal tidak
perlu meminta maaf," ucapnya.
Lebih lanjut, Putin menuding Turki
membeli minyak dari kelompok militan Islamic State of Iraq and Syria
(ISIS), yang selama ini memang mengandalkan pemasukan dari sektor
energi. Putin menyatakan, tidak ada keraguan bahwa minyak-minyak dari
wilayah Suriah yang dikuasai ISIS dibawa melintasi perbatasan Turki.
"Kami
melihat dari udara ke mana kendaraan-kendaraan (yang membawa minyak)
ini bergerak. Mereka bergerak ke Turki siang dan malam. Barel-barel ini
tidak hanya membawa minyak, tapi juga darah warga kami karena dengan
uang ini teroris membeli senjata dan amunisi kemudian melakukan serangan
mematikan," tudingnya.Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebelumnya menyatakan Turki akan
bertindak berbeda jika mengetahui pesawat tempur yang melanggar wilayah
udaranya merupakan pesawat Rusia. Erdogan juga mengungkapkan, Putin
tidak menjawab teleponnya pada Selasa (24/11) setelah penembakan
terjadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar