Polisi Razia Diskotek Exodus, Ditemukan Banyak Narkoba
AGen 13 Di tengah gemerlap lampu disco dan dentuman musik, jajaran Polda Metro Jaya bersama dengan BNN Provinsi DKI Jakarta merazia tempat hiburan malam Exodus, Jakarta Selatan pada Sabtu (19/12/2015) dinihari. Razia narkoba itu dilakukan sejak pukul 01.00 WIB.
Sekitar 340 petugas secara mendadak mendatangi tempat hiburan itu yang berada di P3 dan P5, Kuningan City. Sontak pengunjung tempat hiburan itu kaget melihat kedatangan petugas. Mereka berdiam diri di tempat tanpa dapat berkomentar.Petugas memeriksa satu per satu pengunjung. Mereka memeriksa bagian tubuh dan barang berharga yang dibawa. Untuk menemukan barang bukti, aparat membongkar peralatan kosmetik dan bungkus rokok.
Pengunjung berasal dari berbagai kalangan. Ada prajurit TNI, warga sipil, publik figur, dan Warga Negara Asing (WNA). Para wanita di tempat itu berpakaian seksi. Salah satu publik figur, yaitu Abang Tigor, pemeran situasi komedi (sitkom) Suami-Suami Takut Istri.
Seorang pria memakai kacamata dan jas abu-abu terlihat panik saat melihat petugas berdatangan. Dia sempat menanyakan ada kegiatan apa di tempat tersebut. Tak ingin privasi terganggu, dia mencoba menghubungi temannya yang dia sebut anggota polisi.
"Gw tidak tahu ditarok di luar. Kenapa?" kata pria itu kepada petugas yang memeriksa. Lalu, dia mengatakan, Heri, temannya yang juga polisi ingin berbicara dengan petugas itu. "Ini, Heri dari kepolisian," ujarnya kepada petugas.
Sempat terjadi perbincangan antara pria yang disebut polisi itu dengan petugas. Sementara itu, terlihat kebingungan terpancar dari raut wajah pria tadi. "Saya tidak tau apa-apa. Tidak bawa apa-apa," kata dia.
Berdasarkan pemantauan, aktivitas di tempat itu sempat terhenti.
Petugas sibuk memeriksa pengunjung dan apabila terindikasi
menyalahgunakan narkoba, dia dibawa ke lantai dasar untuk dilakukan pemeriksaan urine.
"Ayo lagi dj," teriak seorang pria. Dia meminta kepada disc jockey (DJ) untuk kembali menyalakan musik. Namun, DJ itu tidak mengindahkan permintaan pria itu karena dia turut digeledah petugas.
Sesampai di lantai dasar telah tersedia satu unit bus toilet. Bus toilet diparkir persis di depan pintu masuk Kuningan City. Pengunjung diminta melakukan tes urine.
Untuk mengelabui petugas, sejumlah pengunjung mengatakan tak ingin buang air kecil. Namun, petugas tak berhenti sampai di situ. Mereka membeli air mineral untuk diminum pengunjung agar membuang air kecil.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 50 orang diperiksa. Saat ini pemeriksaan masih berjalan. Di tempat itu, petugas menemukan 43 butir ecstasy.
"Ayo lagi dj," teriak seorang pria. Dia meminta kepada disc jockey (DJ) untuk kembali menyalakan musik. Namun, DJ itu tidak mengindahkan permintaan pria itu karena dia turut digeledah petugas.
Sesampai di lantai dasar telah tersedia satu unit bus toilet. Bus toilet diparkir persis di depan pintu masuk Kuningan City. Pengunjung diminta melakukan tes urine.
Untuk mengelabui petugas, sejumlah pengunjung mengatakan tak ingin buang air kecil. Namun, petugas tak berhenti sampai di situ. Mereka membeli air mineral untuk diminum pengunjung agar membuang air kecil.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 50 orang diperiksa. Saat ini pemeriksaan masih berjalan. Di tempat itu, petugas menemukan 43 butir ecstasy.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar