Fudji Wong, Pemilik Hak Eksklusif 'Mendoan' Siap Bertemu Bupati Banyumas

Agen13 "Warga Banyumas, Jawa Tengah, Fudji Wong mengantongi hak ekslusif merek
'mendoan' untuk tempe mendoan. Pengusaha air minum itu siap bertemu
Bupati Banyumas membahas masalah merek 'mendoan' yang dimilikinya.
"Katanya
mau ketemuan ya (dengan Bupati), ya nanti ketemu nggak apa-apa.
Prinsipnya saya terbuka sekali dan niatan baik sejak awal mula. Dengan
senang hati ketemu Beliau. Kehormatan bagi saya wong cilik ketemu
Beliau," kata Fudji Wong saat dihubungi wartawan, Kamis (5/11/2015).

Menurut
dia, selama tidak menganggu jadwal kegiatannya, pertemuan dengan Bupati
Banyumas bisa dilakukan. Hanya saja dengan adanya pemberitaan ini, dia
mengaku jika waktunya sebagai pengusaha banyak yang terbengkalai.
"Siap
sesuai jadwal, supaya tidak bentrok. Setelah tanggal 14 mungkin saya
sudah di Purwokerto lagi," kata Wong yang akan berangkat ke Yogyakarta
itu.
Fudji mengaku niat mendaftarkan 'mendoan' menjadi hak merek
dagang tidak diniatkan sejak awal. Perlu waktu sekitar dua tahun untuk
bisa mendapat hak eksklusif tersebut. Sejak 2008 dia ajukan merek
mendoan dan baru disetujui pada 2010. Selama 6 bulan pula nama 'mendoan'
dipajang untuk mengetahui apakah ada yang keberatan atau tidak.

"Wong sejak 2008 aja adem ayem kok," ujar Wong.
Berdasarkan
Pasal 5 UU Merek, kata yang telah menjadi milik umum (domain public)
tidak bisa didaftar sebagai merek. Pasal 5 selengkapnya berbunyi:
Merek tidak dapat didaftar apabila Merek tersebut mengandung salah satu unsur di bawah ini:
a. bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, moralitas agama, kesusilaan, atau ketertiban umum;
b. tidak memiliki daya pembeda;
c. telah menjadi milik umum; atau
d. merupakan keterangan atau berkaitan dengan barang atau jasa yang dimohonkan pendaftarannya.
Namun
anehnya, Kemenkum HAM tetap meloloskan kata 'mendoan' sebagai merek
dagang mendoan. Menanggapi polemik ini, Pemerintah Kabupaten Banyumas
akan melayangkan surat protes ke Kemenkum HAM.
"Saya atas nama
Pemkab Banyumas akan protes ke Kemenkum HAM. (Saya) Secara persuasif
akan menemui orang yang mematenkan (merek mendoan-red) supaya ikhlas
sadar untuk menggantinya," kata Bupati Banyumas, Achmad Husein.
Selain
itu, Husein juga akan menggelar lomba memasak mendoan di Pendopo Si
Panji, Minggu (8/11/2015). Hal ini untuk menunjukkan bahwa mendoan
adalah kuliner karya masyarakat Banyumas dari jaman dahulu kala.
"Hari Minggu (8/11) ya di Pendopo Si Panji," kata Husein.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar